Jumat, 09 Mei 2014

kenangan


Tanggal yang aku ingat di bulan mei bukanlah tanggal anniversary hari jadianku dgn pacarku...hehe mianhe...
Yang aku ingat adalah tanggal dimana temanku pergi meninggalkan dunia ini. Malam yang lalu seseorang mengirim pesan ke nomerku, dia temanku namanya sam. dia cerita kalo baru aja dia mengaktifkan akun pacarnya karena dia merindukannya, semenjak dia meninggal sam lah yang menutup semua akun media sosial milik pacarnya itu... saat aku diberitahu sam aku mencoba membuka link yang dia kirimkan itu dan melihat kembali foto2nya, pacarnya itu temanku baikku juga. seorang teman yang begitu polos dan manis, sekarang aku tidak bisa melihat dia tersenyum lagi.
Dalam hidup ini semua orang mempunyai dramanya masing-masing,  termasuk aku dan sam... haha saat aku mengingat kenangan ini rasanya seperti melihat sebuah drama. Dulu aku dan pacarnya sam sering pulang bersama, bus yang selalu mengantar kami pulang adalah bus berwarna kuning itu, kami akan duduk menunggu bus sambil mengobrol dan saling mengejek tentang nama korea yang diberikan guru kami saat mengikuti ekskul bahasa korea, kami akan saling pamer hadiah yang diberikan guru itu pada kami yang rajin berangkat ikut ekskul, entah apa lagi yang kita lakukan semua itu penuh kenangan, suatu hari aku tidak pulang bersamanya karena dia bilang masih ada jam pelajaran, aku berjalan sendirian dan naik bus sendirian, aku memilih tempat duduk yang sepi, tapi tiba-tiba seseorang menarik rambutku dari belakang tapi saat menengok aku tidak melihat siapapun yang aku kenal, aku pikir hanya org iseng saja lalu aku abaikan tapi dia yang menarik rambutku lama-lama terawa cekikikan dan aku mengenal suara tawa itu, yap yang duduk di belakangku adalah dua orang yang lagi kasmaran dan mengerjaiku. aku lalu menoleh dan marah2 "kenapa bohong?! bilang aja kamu pengen pulang bareng sama sam, iya kan?! pake alasan ada pelajaran jurusan segala" sam ikut ketawa dan kami bertiga ada di bus yang sama sore itu, mreka asyik mengobrol dan tertawa lalu aku menguping dan ikut tertawa. sore yang menyenangkan... 
Tapi keadaan itu berbalik beberapa bulan setelahnya.... setelah aku menghadiri acara pemakaman temanku itu. Seperti biasa aku pulang sendirian lagi, lalu aku memilih tempat duduk yang sepi lagi, duduk sendirian di tempat yang sama, di dalam bus tidak ada orang yang aku kenal tapi tiba2 sam masuk ke dalam bus itu dan duduk di sebelahku, tanpa ekspresi, hanya menyapa saja kami duduk di tempat duduk yg sama waktu itu dan tenggelam dalam pikiran masing2. Lalu sepanjang jalan aku hanya melihat pemandangan di luar jendela dan berharap angin sore itu membawa pergi aura kesedihan yang penuh sesak di tempat dudukku ini. Aku berdoa di dalam hati "semoga perjalananmu selanjutnya akan menyenangkan". :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar